Uncategorized

5 Hal Yang Tidak Boleh Diucapkan Kepada Wanita Yang Baru Saja Menjadi Seorang Ibu

Mendengar kabar bahagia ada sahabat atau teman yang baru melahirkan bikin kamu terharu. Wajar, karena kehadiran anggota keluarga baru ini telah lama dinanti. Meski nggak termasuk keluarga inti, kamu bakal tertular rasa bahagianya juga. Namun, nuansa hangat dan gembira bisa rusak ketika kamu salah bicara ke sang mama muda. Kondisinya yang masih belum fit harus mendengar ucapanmu yang bikin hatinya terluka.

Oleh karena itu, kamu harus perhatikan kalimat seperti apa yang diucapkan supaya nggak menyakiti hati mamah muda. Terlebih, melahirkan itu salah satu ujian yang cukup berat bagi seorang wanita. Agar kondisi psikis dan tubuhnya membaik, kamu diharapkan tidak mengucapkan 5 kalimat ini ya. Agen Sbobet Terpercaya

1. Baru juga melahirkan anak pertama, eh sudah ditanya ‘Kapan nih anak keduanya?’. Coba pahami kondisi psikis dan kesehatannya ya
Kesehatan sang ibu baru yang masih belum pulih total dan perlu banyak istirahat makin terbeban dengan pertanyaanmu tentang anak kedua. Baru juga melahirkan anak pertama, eh sudah ditanya mau punya anak keduanya kapan. Selain itu, berbagai hal seperti jarak antara umur anak pertama dan kedua mau berapa tahun pun bikin pikiran sang ibu muda tambah pusing. Dia masih harus membiasakan diri dengan kehadiran buah hati kecil dan butuh waktu menenangkan pikirannya

2. Apakah kamu yakin mau bilang betapa asiknya dapat cuti melahirkan? Well, cuti melahirkan dengan cuti biasa itu beda, lho
Cuti melahirkan sudah jadi hak setiap wanita yang sudah menjadi ibu. Hal itu wajib diberikan oleh kantor agar menjelang hingga pada masa-masa awal setelah melahirkan, sang ibu mampu quality time dengan bayinya. Terlebih baru menjadi ibu, maka perlu banyak persiapan dan adaptasi dulu. Oleh karena itu, jangan pernah kamu ucapkan betapa asiknya dapat cuti melahirkan. Cuti melahirkan itu bukan diisi jalan-jalan dan nongkrong bareng keluarga atau teman. Tapi, benar-benar dihabiskan untuk bersama buah hatinya yang baru lahir.

http://www.atm303.com/sportsbook.html

3. Mengomentari soal penampilan. Wajah kusam dan terlihat lesu itu hal yang wajar, yah namanya juga mengurus anak
Namanya juga wanita, pasti nggak terlepas dari penampilan. Sayangnya, ketika baru saja melahirkan penampilannya seringkali berbeda, yakni terlihat lesu dan kusam. Hal itu bukan karena dirinya malas merawat tubuh, melainkan sibuk mengurus sang bayi. Ketika baru melahirkan, fokus utama seorang ibu hanya kepada anaknya. Penampilan akan dinomorkesekiankan.

4. Karena tak semua ibu muda asinya lancar, sebaiknya hindari pertanyaan ini. Setiap ibu pasti ingin berikan ASI eksklusif, tapi kondisinya kadang tak memungkinkan
Karena kondisi setaip ibu berbeda, kamu perlu hindari bertanya soal pemberian asi. Mau itu asi eksklusif atau tidak, biarlah itu jadi urusan dan ditentukan oleh ibu, sang ayah, dan keluarga inti. Apalagi saat masih baru melahirkan, asi yang keluar belum tentu banyak. Bahkan, ada juga yang tidak keluar sama sekali. Jaga perasaannya ya karena hati seorang ibu yang baru melahirkan itu sangat sensitif.

5. Seringkali terlontar dari mulutmu kalimat membandingkan antara bayi sang ibu muda dengan bayimu atau bayi yang lain. Hey! ibu muda bisa menangis mendengar ini
Salah satu hal menyebalkan saat sedang mengobrol yaitu dibanding-bandingkan. Untuk itu, sebisa mungkin hindari membandingkan kondisi sang bayi dengan bayi lainnya ya. Setiap bayi punya kekurangan dan kelebihan, jadi tak usah dipusingkan. Seorang ibu muda akan sangat bersyukur dengan kondisi sang bayi yang dia lahirkan. Baik seperti apapun kondisinya, sang ibu muda akan mencintai dan menyayangi setulus hati. Mau anaknya putih, hitam, kecil atau besar pun baginya nggak masalah. Sudahi yuk membanding-bandingkannya.

Tags :